
Mungkin nih ya... orang yang kayak kurang ada greget atau ambisi untuk saat ini adalah aku. Iya aku, dan aku tidak menunjuk kepada orang lain. Karena "yang penting sudah berani mencoba" itulah kalimat yang pada akhirnya keluar dari mulutku. Juga dari mbakku yang meyakinkaku siang itu sepulang dari tes wawancara makalah Bakal Calon Kepala Sekolah Non Reguler.
Lantas kenapa ikut? pertanyaan itu selain masuk ditelingaku juga aku baca sendiri dari percakapan temanku. Dan aku akan menjawab ya karena diberikan kesempatan bu kepsek untuk mencoba. Bu Ike meminta untuk "wes to... nggak ada salahnya mencoba. Mumpung ada kesempatan, kan?!". Padahal semangkuk soto ayam di hadapan beliau menanti untuk segera disantap. Sementara beliau terus meyakinkanku dan merekomendasikan nama guru lain di SD ku untuk maju di seleksi ini.




.png)

